*ANGKUTAN MINYAK ILEGAL DIDUGA BERKORDINASI OKNUM TNI INISIAL (YURIS)BEBAS BEROPERASI*


Musi Banyuasin,Faktamuba.com–09/Maret/2026. Tim awak media menemukan mobil jenis truk Fuso tengki biru putih yang diduga bermuatan minyak ilegal hasil rifeneriy yang sedang terparkir di area kecamatan Sekayu yang bertempat jalan arah menuju Kab.Pali pada hari Senin. Temuan ini muncul dalam rangka investigasi yang dilakukan tim di lokasi tersebut. 

Truk yang teridentifikasi dengan nomor polisi BG 8516 DD merupakan jenis Mitsubishi Fuso tengki  yang sedang dalam kondisi terparkir di warung kopi. Saat ditemui, jalil sopir mengaku bahwa  mobil tersebut bermuatan minyak illegal rifenery jelasnya, untuk kordinasi ia mengakui berkoordinasi dengan seorang yang diduga oknum anggota TNI dengan sebutan  (Yuris).

Praktik ilegal seperti ini tidak bisa dibiarkan terus berlangsung. Kami mendesak Polda Sumsel beserta Pomdam II/Sriwijaya)untuk segera bertindak tegas dan mengungkap jaringan di balik bisnis ilegal ini," ujar salah satu perwakilan LSM yang bekerja sama dengan tim media.

Praktik tersebut terkesan tidak mendapat tindakan dari aparat kepolisian baik di tingkat Polda Sumsel maupun Polres Muba. Kasus ini akan segera dilaporkan kepada pihak berwenang dengan harapan dilakukan penindakan terhadap seluruh pelaku dan pihak yang terlibat.

Guna mendapatkan klarifikasi terkait keterlibatannya dalam perihal tersebut Tim awak media telah melakukan upaya konfirmasi kepada pihak yang diduga sebagai koordinator untuk mendapatkan klarifikasi terkait pengakuan yang di maksud sopir tersebut.

Lebih lanjut oknum tersebut memberikan tanggapan. Mf yo itu bukan mobil kito, mobil adek kito sdh berkordunasi sm yayan atau iqbal ,perlu diketahui unit kito cuma 1 berkordinasi sm tim media, iqbal sm yayan, demikian,sdh tiap bulan km bayar,mf sy org sipil perlu digaris bawah🙏

Investigasi akan terus dilakukan guna mengungkap jaringan yang terlibat, serta akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan penanganan kasus yang serius dan transparan.

Tim akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan.

(Tim)