Musi Banyuasin, Faktamuba.com – Sebuah skandal besar mengguncang Musi Banyuasin! Oknum anggota kepolisian berinisial (BN) dari Polsek Babat Toman diduga kuat terlibat dalam praktik ilegal yang merugikan negara dengan membekingi angkutan minyak hasil penyulingan rifenery illegal.
Temuan ini bermula pada hari Selasa tanggal,25 -Novpember-2025, tim investigasi Media dan LSM mendapatkan kendaraan mencurigakan di area jalanan Menuju Macang Sakti. Mereka mendapati lalu-lalang kendaraan yang diduga kuat mengangkut minyak ilegal. Kecurigaan ini benar memuncak saat tim mencoba menghentikan sebuah mobil truk box dengan nopol B 9254 FCA,untuk di mintai keterangan terkait muatan mobil tersebut.
Menurut Pengakuan pengemudi saat di wawancarai awak media, ia mengakui bahwa mobil yang di kendarainya mengangkut minyak ilegal ucapnya, kemudian sopir menyampaikan bahwa untuk keamanan jalur distribusi transportasi armada angkutan minyak illegal tersebut pihaknya Berkordinasi kepada( Beni) Anggota Polsek Babat Toman, jelas pengemudi ke awak media.
Pengakuan ini membuka tabir dugaan keterlibatan aparat penegak hukum dalam bisnis haram ini yang kuat dugaan sebagai penjamin untuk memastikan kelancaran jalur transportasi armada bermuatan minyak illegal tersebut.
Guna tidak menggiring berita opini awak media mencoba melakukan upaya konfirmasi kepada pihak yang bersangkutan melalui pesan WhatsApp nya, untuk memberikan penjelasan klarifikasi atas hak jawabnya. Namun hingga berita ini diterbitkan pihak oknum tersebut tidak memberikan tanggapan.
Lebih lanjut awak media mencoba konfirmasi kepada Kanit Reskrim Polsek Babat Toman, mengenai adanya indikasi dugaan keterlibatan oknum anggota nya yang memberikan jasa kordinasi keamanan transportasi armada angkutan minyak illegal tujuan Lubuk Linggau.
Kemudian beliau memberikan tanggapan kita sudah bertanya ke anggota yang dimaksud namun katanya ia tidak terlibat,kalu masalah nomor kontak anggota yang dimaksud ada di sopir itu hal biasa nama nya juga polisi mudah di dapatkan, tanggap Kanit.
Dalam perihal ini bukan sekadar pelanggaran biasa. Ini adalah indikasi kuat adanya jaringan bisnis gelap yang terstruktur, merugikan negara, dan mencoreng nama baik institusi kepolisian. Keuntungan besar dari minyak ilegal diduga menjadi godaan bagi oknum inisial (BN)untuk bermain mata dengan para pelaku kejahatan.
Tim investigasi telah mengumpulkan bukti berupa foto dan video yang siap dipublikasikan untuk mendukung proses lebih lanjut. Publik mendesak Kapolda Sumsel dan Kapolres Musi Banyuasin untuk bertindak cepat, tegas, dan transparan dalam mengungkap skandal ini hingga tuntas.
Penindakan tanpa pandang bulu terhadap dugaan oknum anggota Polsek Babat Toman dan semua pihak yang terlibat adalah kunci untuk memulihkan kepercayaan publik dan membuktikan komitmen Polri dalam memberantas kejahatan. Jangan biarkan kejahatan merajalela di bumi Serasan Sekate!
(Tim)
