*Pemadaman Kebakaran Lahan di Muba: Dandim 0401 Turun Langsung Pimpin Satgas Gabungan*


MUBA, Faktamuba.com 19 September 2026 – Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) di Kabupaten Musi Banyuasin terus dilakukan secara intensif. Tidak hanya mengerahkan personel ke lapangan, Komandan Kodim (Dandim) 0401/Muba Letkol Inf Dimas Kurniawan turut terjun langsung bersama anggota melakukan pemadaman api di wilayah Desa Muara Medak, Kecamatan Bayung Lencir, Sabtu (19/9/2026).

Dengan kondisi medan yang sulit serta kepulan asap yang menyelimuti lokasi, Dandim 0401/Muba memimpin satuan tugas gabungan yang terdiri dari anggota Kodim 0401/Muba, Koramil 401-04/Bayung Lencir, Batalyon TP 948/Singo Sarana, Manggala Agni, BPBD, TRC, dan instansi terkait lainnya. Puluhan warga setempat juga turut bergotong royong membantu proses pemadaman. 

“Kami bersama satgas dibantu masyarakat terus berupaya menanggulangi kebakaran di lahan gambut ini. Banyak kesulitan yang dihadapi, namun berkat kesigapan dan kesiapan anggota serta peralatan yang memadai, Alhamdulillah kami sudah berhasil melakukan pemadaman hingga tahap pendinginan lokasi,” ungkap Dandim Dimas. 

Selain memadamkan api, tim juga melakukan langkah pendinginan di area yang telah terbakar. Langkah ini penting untuk mencegah munculnya kembali titik api akibat bara yang masih tertanam di dalam lahan.

Kondisi lahan yang kering dan cuaca panas menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Oleh karena itu, sinergitas antara TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat dinilai sangat krusial dalam menghadapi ancaman Karhutlah.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0401/Muba juga mengingatkan seluruh personel agar selalu mengutamakan keselamatan selama bertugas di lokasi kebakaran.

Dandim menegaskan bahwa penanganan Karhutlah tidak hanya berhenti pada pemadaman. Upaya pencegahan dan kesadaran masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar menjadi kunci utama agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi meluas,” imbuhnya.

Keterlibatan cepat aparat di lapangan diharapkan dapat menekan dampak buruk kebakaran, terutama terhadap lingkungan, kesehatan, serta aktivitas warga di sekitar wilayah terdampak.

“Kami juga terus menghimbau masyarakat maupun pihak perusahaan untuk sama-sama menjaga wilayah masing-masing agar tidak terjadi kebakaran di lingkungannya,” tandas Dandim Dimas.

(Red)